Rambut Rontok Karena Kurang Tidur

Rambut Rontok Karena Kurang Tidur

“Begadang jangan begadang kalau tiada artinya”. Familiar dengan lirik lagu dari salah satu legenda musik Indonesia itu? Ada satu pesan penting yang disampaikan melalui lagu itu, yaitu mengenai resiko kesehatan yang ditimbulkan oleh kebiasaan begadang. Selain hal-hal yang mungkin sudah pernah kamu dengar sebelumnya seperti sistem imun menurun, kantung mata, dan berat badan naik, begadang juga bisa berdampak buruk buat kesehatan rambut dan kulit kepala. Buat kamu yang penasaran apa saja efek begadang terhadap rambut, kamu bisa simak artikel berikut.

img

Kerontokan Rambut

Seperti judul artikel ini, begadang bisa berdampak langsung pada kerontokan rambut. Bagaimana caranya? Salah satu alasan penting kenapa kamu harus tidur cukup adalah karena tidur berhubungan langsung dengan kadar hormon dalam tubuh. Di saat pola tidurmu normal, produksi hormon pertumbuhan dalam tubuh juga akan normal dan stabil.

Pertumbuhan manusia sangat bergantung pada kadar hormon dalam tubuh. Kestabilan kadar hormon mendukung pertumbuhan yang lancar, dan perubahan dalam kadar hormon bisa mengganggu proses pertumbuhan, termasuk pertumbuhan rambut. Bila kamu terbiasa begadang, kadar hormon pertumbuhan akan semakin tidak stabil dan akan semakin memperlambat pertumbuhan rambut yang menyebabkan kebotakan. Selain itu, kurang tidur juga bisa mengakibatkan stress yang memicu telogen effluvium, suatu kondisi kerontokan rambut yang disebabkan stress.

img

Kulit Kepala Berminyak

Kulit kepala berminyak karena kurang tidur? Bisa. Kurang tidur memiliki dampak langsung dan tidak langsung yang bisa membuat kulit kepala berminyak. Bila kamu seseorang yang memulai aktivitas di pagi hari seperti kerja kantoran, begadang bisa membuat rutinitas keseharianmu terganggu karena kurang energi. Hal-hal penting seperti keramas untuk membersihkan minyak dan kotoran di rambut bisa terlupakan dan membuat kulit kepala jadi berminyak.

Dampak langsung yang disebabkan begadang adalah pengaturan enzim dalam tubuh. Stress, yang adalah salah satu efek dari kurang tidur berkepanjangan, membuat siklus tubuh menjadi terganggu salah satunya dalam produksi minyak tubuh. Kadar produksi minyak dari tubuh meningkat dan akhirnya menyebabkan kulit kepala berminyak berlebih dan rambut jadi terlihat lepek.

img

Dandruff

Kulit kepala yang kering dan gatal bisa mengganggu keseharianmu. Dari mulai rasa nggak nyaman karena selalu merasa harus menggaruk, dan resiko memperparah situasi bila kamu memutuskan untuk menggaruknya. Nah, untuk mengatasi itu, tea tree oil bisa jadi solusimu.

Cara pakainya cukup serupa dengan perawatan menggunakan tea tree oil lainnya. Kamu tinggal mencampurkan beberapa tetes tea tree oil dengan minyak jojoba atau minyak kelapa, lalu pijatkan secara rata ke kulit kepala selama beberapa kali seminggu. Selain itu, kamu juga bisa mencampur beberapa tetes tea tree oil dengan air di dalam botol spray. Semprotkan ke rambut dan tidak usah dibilas.

Share Page

Facebook Twitter Whatsapp Email